Inilah 10 Cara Ampuh Meningkatkan Penjualan Produk Anda

Kita tahu, ada berbagai tantangan yang kita jumpai saat berbisnis. Namun anda juga harus tahu, ada banyak cara untuk memecahkannya. Anda harus tetap berpikir positif dan bersikap pantang menyerah.

Suatu saat mungkin traffic anda sedang jeblok. Maka anda harus mencari trik meningkatkan traffic. Di saat yang berbeda, bisa jadi traffic anda lumayan ramai tapi sepi transaksi, maka anda harus mampu mengubah pengunjung menjadi pembeli. Inilah tantangan anda sebagai seorang pebisnis internet.

Dari berbagai tantangan itu sebenarnya hanya ada satu tujuan, yaitu meningkatkan keuntungan. Nah, cara yang paling mudah adalah dengan meningkatkan penjualan. Semakin banyak terjadi transaksi penjualan, semakin melimpah pula keuntungan yang anda dapat.

Anda menginginkannya kan? Tentu saja. Cobalah cara yang saya anjurkan di bawah ini. Saya yakin hasil penjualan anda meningkat dengan cepat.

  1. Berikan bonus gratisan pada pengunjung. Bisa berupa produk informasi, software, atau content. Tidak ada orang yang tidak suka diberi bonus gratis. Dengan cara itu anda sama saja melakukan promosi.
  2. Beriklanlah! Promosikan produk anda baik lewat banner di situs web sendiri, juga dengan beriklan di situs membership. Juga bisa lewat dengan membeli space iklan di produk informasi pebisnis lain atau software. Iklan akan menggiring pengunjung untuk mendatangi situs web anda.
  3. Update produk. Sesuaikan produk anda dengan perkembangan kebutuhan dan selera pengunjung. Jika anda merasa perlu, desain ulang produk anda atau tambahkan beberapa hal terkini di dalamnya. Sangat baik jika perubahan yang dilakukan juga bertujuan untuk menjangkau pasar target market baru.
  4. Ubah harga produk. Tak selalu harga yang lebih murah membuat produk anda lebih laris. Sering kali, dalam pikiran pembeli tertancap keyakinan produk yang lebih mahal mutunya selalu lebih baik. Dengan menaikkan harga produk, juga membuat level produk anda meningkat. Tidak pasaran! Anda sudah tahu bagaimana cara menentukan harga produk?
  5. Bangun citra anda sebagai seorang pakar. Orang akan lebih mudah percaya saran anda jika anda memang ahli dalam bidangnya. Seperti halnya tidak ada pasien yang menolak apa kata dokter. Bagaimana membangun reputasi anda? Selalu belajar dan komunikasikan bahwa anda memang pakar dalam suatu bidang.
  6. Kembangkan fitur produk anda. Tak cukup hanya dengan mengandalkan kualitas produk utama anda, namun pelayanan yang memuaskan juga perlu mendapat perhatian. Anda bisa pula menambahkan fitur-fitur tambahan untuk produk anda. Seperti halnya kalau operator seluler bukan hanya menjual pulsa, tapi juga ringtone, sampai info ramalan nasib.
  7. Berikan kesan pertama yang menawan. Saat seorang pengunjung pertama kali berkunjung, buat mereka terkesan. Bukan dengan iklan banner yang mungkin anda pasang besar-besar, tapi dengan manfaat yang akan mereka dapatkan dari situs web atau blog anda.
  8. Tingkatkan kualitas pelayanan. Latih diri anda dan orang-orang yang membantu anda untuk bersikap ramah. Layani pengunjung dengan sebaik mungkin. Gunakan prinsip RSCM (Ramah, Sopan, Cepat, dan Memuaskan).
  9. Buatlah logo dan slogan yang mudah diingat. Usahakan begitu pengunjung melihatnya, maka segera teringat pada bisnis anda. Gunakan logo yang sederhana namun unik. Begitupun dengan slogan, gunakan kalimat singkat namun mengena. Anda ingat kan tagline “stop dreaming, start ACTION!” dengan berbagai varian slogannya seperti “Salam ACTION!” dan “Ayo ACTION!”.
  10. Jadilah anggota perkumpulan pebisnis internet. Selain dapat menimba ilmu dari berbagai pebisnis internet, kredibiltas anda akan ikut terdongkrak. Anda akan mendapat banyak pengalaman serta ide jika bergaul dari mereka.

Cara di atas sangat sederhana kan? Anda bisa memulainya satu persatu. Dengan melakukan cara-cara di atas, naluri bisnis anda akan terus terasah. Setidaknya anda akan semakin memahami bagaimana berbisnis internet untuk selanjutnya meraih keuntungan besar seperti yang anda idamkan.

Mulailah sekarang… dan segera ACTION!

 

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Tips Meningkatkan Penjualan Produk Anda

Anda sudah punya produk sendiri? Mungkin sudah lengkap dengan situs web penjualannya bahkan. Tapi kalau tingkat penjualannya belum membuat muka anda tersenyum, pasti nikmatnya berbisnis internet belum terasa maksimal.
Memang dengan semakin meningkatnya atmosfir bisnis internet, tingkat persaingan menjadi kian ketat. Tapi yakinlah pangsa pasar bisnis internet juga terus menggelembung. Artinya, selalu terbuka peluang untuk cepat berhasil di bisnis internet.

Nah, agar bisnis internet anda bisa lebih cepat sukses, anda tetap perlu tahu teknik-teknik untuk mendorong penjualan. Apa saja yang bisa anda lakukan?

1. Berikan batas waktu pendaftaran. Misalkan anda menuliskan begini, jika mereka mendaftar sebelum 15 September, mereka akan mendapatkan diskon atau bonus produk. Cara ini bisa mendorong calon pembeli agar segera melakukan pembelian.

2. Berikan bonus. Selain produk utama, berikan pula sejumlah bonus. Bentuk bonus yang diberikan bisa seperti ebook, report, newsletter, dan lainnya.

3. Tawarkan garansi. Misalnya, 30 hari, 60 hari atau bahkan satu tahun. Dalam memberikan garansi, semakin panjang masa garansi yang diberikan, semakin baik efeknya dalam meningkatkan penjualan. Sebab pembeli merasa terjamin dengan pembelian yang mereka lakukan.

4. Tawarkan hak jual ulang (resell). Sediakan hak jual dengan tawaran komisi tertentu begitu mereka bergabung. Komisi yang anda berikan bisa diterapkan untuk setiap penjualan.

5. Tampilkan kesaksian (testimoni) tentang produk anda. Cara ini akan mendongkrak kredibilitas bisnis anda. Sehingga membuat calon pembeli anda percaya. Dalam menampilkan testimoni, cantumkan juga nama dan lokasi mereka tinggal.

6. Berikan layanan maksimal. Produk apapun yang anda jual, aspek layanan jangan sampai diabaikan. Saat ini orang bukan hanya kepincut dengan produk saja, tapi pelayanan juga menjadi pertimbangan penting.

7. Buka semua jalur komunikasi. Tidak lagi cukup hanya dengan email, maksimalkan pelayanan anda dengan membuka jalur komunikasi lainnya. Seperti lewat telepon dan chatting. Bisa juga dicoba dengan memanfaatkan social media seperti friendster, facebook, dan lainnya.

8. Berikan report atau produk gratis. Untuk memancing minat calon pembeli, berikan report atau produk gratis. Produk gratis yang diberikan sebaiknya yang bisa mengantarkan pemahaman terhadap bisnis anda dan mendorong penjualan.

9. Pertajam strategi marketing. Banyak macam strategi marketing yang bisa anda jalankan. Misalnya seperti bekerjasama dengan pebisnis internet lainnya atau melakukan joint venture. Baik dalam promosi, sistem bisnis, dan lainnya.

10. Buat blog. Blog penting sebagai sebagai salah satu cara anda berkomunikasi secara intensif kepada para anggota maupun calon anggota. Dari blog pula anda bisa mengalirkan traffic ke situs web penjualan. Dengan begitu, pastinya blog anda bisa jadi ladang uang.

Dengan melakukan kesepuluh kiat ini mudah-mudahan bisnis internet anda akan melesat dengan cepat.

#dari berbagai sumber

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

10 Tips Ampuh Meningkatkan Penjualan Online

Apa saja yang harus Anda perhatikan untuk meningkatkan penjualan
Anda, berikut ini kami beberkan 10 cara ;

1. Perlihatkan kepada calon kastemer Anda bahwa Anda begitu antusias
terhadap produk dan bisnis Anda. Jika Anda Antusias, maka mereka
pun akan antusias, karena antusias itu bersifat menular.

2. Akhiri E-mail penjualan Anda dengan kata-kata close yang mantap.
Seperti bonus tambahan, harga diskon, pengingat praktis, dan
deadline order, dsb.

3. Tenteramkan kastemer Anda yang melakukan komplain. Berikan jaminan refund dari uang mereka, atau berikan mereka diskon, berikan mereka bonus, berikan mereka solusinya atas masalah tsb, dsb.

4. Buat sedemikian rupa agar kastemer Anda merasa tertarik thp bisnis
Anda sehingga mereka akan menceritakan hal itu kepada rekan-rekan
bisnis yang lain. Berikan mereka sesuatu yang gratis juga menarik
sebagai bonus, atau sejenisnya.

5. Tumbuhkan keyakinan ekstra pada prospek Anda sehingga mereka kelak
akan membeli dari Anda. Gunakan referensi yang baik dari orang-orang
yang telah menjadi kastemer Anda, sehingga mereka bisa melihat siapa
saja yang telah menjadi kastemer Anda, berikan juga jaminan atau
garansi kepada mereka, dan sebagainya.

6. Buat pada situs web Anda opt-in list sehingga pengunjung situs Anda
dapat mendaftarkan diri untuk mendapatkan e-books, software, kontest,
atau sesuatu yang gratis yang dapat ditukar dengan alamat e-mail
mereka, karena secara psikologi mereka lebih suka mendapat sesuatu
yang bagus gratis walaupun mereka sanggup membelinya.

7. Jangan lupa prinsip aturan 80-20, artinya 80% dari isi situs Anda
harus berisi informasi atau hal-hal yang disukai secara umum bagi
para pengunjung sedangkan sisanya 20 % atau kurang berisi profil
perusahaan Anda serta produk atau jasa yang Anda pasarkan.

8. Upayakan apabila kastemer Anda membeli sesuatu dari Anda, mereka
mendapatkan sebagian atau sedikit dari apa yang mereka pesan hal
itu bisa dalam bentuk sesuatu yang mereka bisa dapatkan secara
online.

9. Tulis sebuah artikel ke sebuah penerbit dari suatu newsletter online,
Dan hendaklah hal itu dalam bentuk artikel yang bersifat informasi
jangan bersifat iklan.

10. Perlihatkan kepada prospek Anda bahwa Anda adalah seorang yang pakar di bidangnya, karena hal tsb dapat meyakinkan mereka. Anda dapat
menerbitkan sebuah artikel, menulis sebuah ebook, dan sejenisnya.

Demikian 10 cara ampuh yang bila Anda terapkan, anda akan melihat nilai
penjualan Anda meningkat, dan sekaligus Anda dapat mempertahankan kastemer Anda secara tetap.

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Manajemen Pemasaran Sekolah sebagai Salah Satu Kunci Keberhasilan Persaingan Sekolah

Abstrak
saat ini istilah efektif dan efisien merupakan istilah yang sering digunakan sehubungan dengan pola persaingan yang semakin ketat. Tidak terkecuali dunia pendidikan termasuk sekolah merasakan tuntutan kondisi lingkungan tersebut. Banyak perubahan yang harus dilakukan khususnya menyangkut pola-pola manajemen sekolah selama ini. Sebagai organisasi nirlaba maka sekolah seharusnya berusaha melakukan terobosan akibat berkurang atau bahkan hilangnya insentif yang diterima lembaga pendidikan. Sekolah sebagai lembaga penyedia jasa pendidikan perlu belajar dan memiliki inisiatif untuk semakin meningkatkan kepuasan pelanggan karena pendidikan merupakan proses yang sirkuler yang saling mempengaruhi dan berkelanjutan. Inisiatif sekolah dimulai dari mencari tahu (riset pasar) kondisi pasar pendidikan. Dari berbagai macam segmen yang ada di pasar, selanjutnya sekolah menetapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan pasar sasaran. Dalam pemetaan pasar yang tersegmen, penyedia jasa pendidikan (sekolah) akan secara fokus menetapkan atribut-atribut kepentingan sesuai dengan karakteristik segmen yang dipilih. Lebih dari itu gap keseimbangan antara jumlah penyelenggara sekolah dan jumlah siswa akan semakin kecil akibat sekolah secara komprehensif mengukur sumber daya dan kondisi pasar. Kata kunci: Manajemen sekolah, manajemen pemasaran, strategi pengelolaan, atribut pendidikan, pasar pendidikan, segmen, target pasar, riset pasar

Pendahuluan
Dalam kondisi krisis multidimensi yang berkepanjangan, pendidikan telah menarik perhatian berbagai pihak setelah bergeser menjadi salah satu pos pengeluaran yang semakin besar dan memberatkan di sebahagaian besar anggota masyarakat. Tingginya biaya pendidikan merupakan konsekuensi dari meningkatnya biaya dan ditambah lagi dengan berkurangnya kemampuan para penyandang dana pendidikan. Pendidikan yang ‘mahal’ akan semakin menjadi relatif ketika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda. Apabila pendidikan dianggap sebagai suatu bentuk investasi yang akan memberikan suatu benefit di masa mendatang maka tidak akan terjadi penempatan biaya pendidikan dalam skala prioritas terakhir atau berada di bawah pengeluaran-pengeluaran yang konsumtif.
Perspektif inilah yang harus terus diupayakan menjadi sepandang agar tidak terjadi gap pendekatan bagi solusi masalah-masalah seputar pendidikan. Komunikasi yang sering sumbang harus disamakan, paling tidak untuk membuka forum diskusi yang lebih terarah bagi semua pihak yang berkepentingan di dunia pendidikan. Bermunculannya sekolah-sekolah baru menimbulkan fenomena dalam dunia kependidikan. Bentuk dan pendekatan pendidikan semakin berkembang dan kompleks. Tidak hanya pemain-pemain lama yang mengembangkan sekolah yang sudah ada namun juga dari pelaku usaha non kependidikan dan bahkan penyelenggara pendidikan dari luar negeri. Secara objektif, masyarakat semakin sulit menentukan pilihan lembaga pendidikan formal/sekolah yang akan digunakan. Sehubungan dengan kurikulum berbasis kompetensi, maka pendekatan satu arah guru-siswa akan semakin dikurangi. Metode-metode partisipatif berdasarkan kompetensi akan semakin digunakan. Peserta didik akan semakin mendapat perhatian secara pribadi. Dengan semakin ditambahkannya fiturfitur pengajaran tersebut, maka biaya operasional secara rasional akan bertambah. Hal yang logis ketika kualitas suatu produk/layanan ditingkatkan maka akan meningkatkan biaya. Di lain pihak pengelolaan suatu lembaga menuju organisasai yang efektif dan efisien merupakan syarat mutlak keberhasilan organisasi tersebut. Tidak terkecuali lembaga pendidikan yang juga akan semakin dituntut menjadi

Manajemen Pemasaran Sekolah
organisasi yang tepat sasaran dan berdayaguna. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memerlukan suatu sistem pengelolaan yang profesional. Sekolah formal sebagai organisasi nirlaba telah banyak mengalami redefenisi dalam hal bagaimana seharusnya sekolah dapat tetap beroperasi dalam iklim hypercompetitive. Visi dan Misi sekolah dengan pendekatan insitusional akan seringkali disalahartikan oleh masyarakat. Dari paparan kondisi pendidikan di atas, maka pengelolaan sekolah memainkan peranan yang
penting dan menentukan keberlangsungan serta perkembangan sekolah itu dimasa yang akan datang. Bagaimana sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan dikelola serta strategi yang bagaimana diperlukan perlu dibahas lebih lanjut.

Manajemen Sekolah
Sebagai salah satu salah satu komponen utama dalam sistem pendidikan, sekolah sudah selayaknya memberikan kontribusi yang nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini tidak terlepas dari seberapa baik sekolah itu dikelola. Apabila sekolah dianalogikan sebagai mesin produksi, maka kualitas output akan relevan sekali dengan kualitas mesin tersebut. Pengelolaan Pendidikan bermutu tidak terlepas dari fungsi-fungsi manajemen secara umum yaitu: Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Pengarahan (Directing) dan Pengendalian (Controlling). Fungsifungsi manajerial tersebut hendaknya dilakukan oleh setiap pengelola sekolah secara efektif dan efisien, dimana pimpinan (kepala sekolah) secara khusus merupakan orang yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya sekolah yaitu: SDM, siswa, metode, sarana prasarana dan pasar. Manajemen sekolah berbasis kualitas (Quality Education) merupakan dasar efektifitas dari segala keberhasilan program-program sekolah. Pendidikan yang bermutu merupakan standar kesesuain tampilan (performance) terhadap atribut-atribut yang dianggap penting oleh para pelanggan/pengguna jasa pendidikan. Atribut-atribut mutu tersebut hendaknya diketahui oleh penyelenggara sekolah sehingga dalam operasionalisasi kegiatan dapat mengacu pada kepentingan mutu pelanggan. Kegiatan pendidikan di sekolah sebagai salah satu bentuk pelayanan jasa (service) memiliki bentuk proses yang sirkuler bukan linier atau sekedar jual beli. Dalam sistem pendidikan, sekolah hendaknya dapat memberikan inisiatif peran yang dapat memancing peran positif komponen sisitem pendidikan lainnya
: Proses Pelayanan
: Proses saling melayani
: Produk yang lansung ke dunia usaha
Sumber: Tampubolon, 2005
Sekolah dalam kaitannya dalam industri jasa kependidikan menghasilkan produk-produk yang dapat dikategorikan sebagai (Tampubolon, 2005): (1) produk sepenuhnya yaitu jasa/ pelayanan kependidikan dan (2) produk parsial adalah lulusan. Produk-produk pendidikan sekolah terdiri dari jasa: kurikuler, penelitian, pengembangan kehidupan bermasyarakat, ekstrakurikuler dan administrasi. Kelima produk inilah yang merupakan wilayah kendali penuh sekolah dan merupakan tolok ukur pelayanan sekolah oleh komponen pendidikan lainnya.

Strategi Pengelolaan Sekolah
Masyarakat mengharapkan sekolah dapat memberikan penyediaan pelayanan pendidikan secara maksimal. Harapan yang besar pada sekolah memerlukan energi yang besar. Untuk itu diperlukan banyak dukungan dari berbagai pihak. Di negara-negara maju, perlakuan khusus kepada lembaga yang Manajemen Pemasaran Sekolah menyelenggarakan pendidikan umum sudah sangat kondusif. Tentunya tidak terlepas dari kemampuan pemerintahnya. Sekolah dalam menjalankan kegiatan pendidikan sangat tergantung kepada tiga jenis sumber pemasukan keuangan, yaitu: (1) pemilik organisasi, (2)
masyarakat pengguna dan (3) pihak ketiga. Masalah yang sering timbul adalah
bagaimana jaminan ketersediaan dana tersebut secara jelas dan kontinyu,
tanpa mengganggu kelangsungan kegiatan operasional sekolah.
Masalah lain yang dapat timbul adalah ketika para penyandang dana
memiliki kepentingan yang berbeda Adalah sangat penting untuk sekolah
mencari sumber-sumber dana yang tidak memiliki kepentingan yang saling
berbenturan. Tentunya sangat adil ketika visi dan misi sekolah diawali dari
tujuan lembaga pembentuknya (pemerintah atau yayasan).
Dalam kondisi tertentu, sekolah-sekolah yang mempunyai keterbatasan
sumber daya yang dimiliki, maka strategi alliances merupakan jawaban dalam
meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan. Stategi alliance merupakan
bentuk kerjasama dengan lembaga lain yang paling aman dijalankan
dibandingkan metode kerjasama lainnya (piggybacking dan merger), ketika
identitas organisasi tersebut masih terjaga. Hal ini sangat logis ketika
kompetensi dan kolaborasi antar lembaga pendidikan akan menjadi semakin
dinamis, maka untuk materi-materi tertentu (seperti ketrampilan dan seni),
sekolah dapat bekerjasama dengan mitra yang kompeten. Sebagai contoh
untuk penyediaan pendidikan ketrampilan komputer bisa menggandeng
lembaga pendidikan komputer yang sudah ada. Namun perlu diperhatikan
bahwa strategi ini memiliki konsekuensi terpengaruhnya imej sekolah oleh
lembaga mitra. Untuk itu diperlukan penetapan mitra yang memiliki visi dan
misi yang sejalan serta reputasi yang baik.
Pola persaingan antar sekolah dapat disikapi sebagai suatu iklim yang
kondusif dalam pertumbuhan penyelenggaraan pendidikan. Isu-isu
komersialisasi pendidikan merupakan konsekuensi logis dari tidak meratanya
pasar yang terlayani oleh sekolah yang ada. Timbulnya sekolah favorit adalah
akibat atribut-atribut sekolah yang secara panca indra tertangkap sebagai
sekolah yang dapat memenuhi kebutuhan pasar. Atribut-aribut sekolah antara
lain visi dan misi, sarana prasarana fisik, reputasi pendidik, prestasi siswa
dan lulusan.
Di lain pihak perlu pengelompokan pasar pengguna jasa pendidikan yang
luas ke dalam beberapa segmen. Sekolah dapat lebih menajamkan strategi
pengelolaan sehubungan dengan pasar yang menjadi segemennya. Akan lebih
baik sekolah menjadi yang terbaik di kelasnya.
Manajemen Pemasaran Sekolah
Manajemen Pemasaran Sekolah
Kotler mendefinisikan Pemasaran sebagai suatu proses sosial dan manajerial
di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka
dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu
sama lain. Dengan demikian pemasaran produk dan jasa, termasuk sekolah
akan terkait kepada konsep: permintaan, produk, nilai dan kepuasan
pelanggan.
Konsep produk dalam dunia pendidikan terbagi atas jasa kependidikan
dan lulusan. Jasa kependidikan sendiri terbagi atas jasa: kurikuler, penelitian,
pengembangan kehidupan bermasyarakat, ekstrakurikuler dan administrasi.
Bentuk produk-produk tersebut hendaknya sejalan dengan permintaan pasar
atau keinginan pasar yang diikuti oleh kemampuan dan kesediaan dalam
membeli jasa kependidikan.
Sekolah hendaknya dapat berorientasi kepada kepuasan pelanggan. Selain
itu juga perlu mencermati pergeseran konsep ‘keuntungan pelanggan’ menuju
‘nilai’ (value) dari jasa yang terhantar. Sekolah mahal tidak menjadi masalah
sepanjang manfaat yang dirasakan siswa melebihi biaya yang dikeluarkan.
Dan sebaliknya sekolah murah bukan jaminan akan diserbu calon siswa apabila
dirasan nilainya rendah.
Langkah-langkah kegiatan dalam mengelola pemasaran sekolah yaitu:
1. Identifikasi pasar
Tahapan pertama dalam pemasaran sekolah adalah mengidentifikasi dan
menganalisis pasar. Dalam tahapan ini perlu dilakukan suatu penelitian/ riset
pasar untuk mengetahui kondisi dan ekspektasi pasar termasuk atribut-atribut
pendidikan yang menjadi kepentingan konsumen pendidikan. Termasuk dalam
tahapan ini adalah pemetan dari sekolah lain.
2. Segmentasi pasar dan Positioning
Penentuan target pasar merupakan langkah selanjutnya dalam
pengelolaan masalah pemasaran sekolah. Dalam pasar yang sangat beragam
karakternya, perlu ditentukan atribut-atribut apa yang menjadi kepentingan
utama bagi pengguna pedidikan. Secara umum pasar dapat dipilah
berdasarkan karakteristik demografi, geografi, psikografi maupun perilaku.
Dengan demikian sekolah akan lebih mudah menentukan strategi pemasaran
sehubungan dengan karakteristik dan kebutuhan pasar.
Setelah kita mengetahui karakter pasar, maka kita akan menentukan
bagian pasar mana yang akan kita layani. Tentunya secara ekonomis, melayani
pasar yang besar akan membawa sekolah masuk ke dalam skala operasi
yang baik.
Manajemen Pemasaran Sekolah
3. Diferensiasi Produk
Melakukan diferensiasi merupakan cara yang efektif dalam mencari
perhatian pasar. Dari banyaknya sekolah yang ada, orangtua siswa akan
kesulitan untuk memilih sekolah anaknya dikarenakan atribut-atribut
kepentingan antar sekolah semakin standar. Sekolah hendaknya dapat
memberikan tekanan yang berbeda dari sekolah lainnya dalam bentuk-bentuk
kemasan yang menarik seperti logo dan slogan. Fasilitas internet mungkin
akan menjadi standar, namun jaminan internet yang aman dan bersih akan
menarik perhatian orangtua .
Melakukan pembedaan secara mudah dapat pula dilakukan melalui bentukbentuk
tampilan fisik yang tertangkap panca indra yang memberikan kesan
baik, seperti pemakaian seragam yang menarik, gedung sekolah yang bersih
atau stiker sekolah.
4. Komunikasi pemasaran
Akhirnya pengelola sekolah hendaknya dapat mengkomunikasikan pesanpesan
pemasaran sekolah yang diharapkan pasar. Sekolah sebagai lembaga
ilmiah akan lebih elegan apabila bentuk-bentuk komunikasi disajikan dalam
bentuk/ format ilmiah, seperti menyelenggarakan kompetisi bidang studi,
forum ilmiah/ seminar dan yang paling efektif adalah publikasi prestasi oleh
media independen seperti berita dalam media massa.
Komunikasi yang sengaja dilakukan sekolah dalam bentuk promosi atau
bahkan iklan sekalipun perlu menjadi pertimbangan. Bentuk dan materi pesan
agar dapat dikemas secara elegan namun menarik perhatian agar sekolah
tetap dalam imej sekolah sebagai pembentuk karakter dan nilai yang baik.
Publikasi yang sering terlupakan namun memiliki pengaruh yang kuat
adalah promosi “mouth to mouth”. Alumni yang sukses dapat membagi
pengalaman (testimony) atau bukti keberhasilan sekolah.
Dengan langkah-langkah kegiatan tersebut diatas seperti tertuang dalam
gambar 2, maka sekolah dapat mencapai keseimbangan/ ekuilibrium dalam
operasionalisasi pengajaran dalam kondisi memperebutkan ‘kue’ dari banyak
penyelenggara sekolah. Dengan demikian masalah sekolah yang kekurangan
murid tidak terjadi lagi.
Organisasi pendidikan hendaknya memiliki sistem pengelolaan/manajemen
yang dapat memaksimalkan atribut-atribut yang dianggap pasar sebagai atribut
yang penting dalam sebuah institusi pendidikan. Sehingga konsep pemasaran
pedidikan yang berwawasan jasa/produk pelayanan akan berkembang menjadi
konsep pemasaran pendidikan yang berorientasi pasar bahkan berwawasan
masyarakat (society).
Manajemen Pemasaran Sekolah
Gambar 2. Konsep Pemikiran Pengelolaan Pemasaran Sekolah
Langkah strategi selanjutnya adalah bagaimana pelayanan sekolah dapat
terlihat sebagai apa yang diharapkan konsumen. Kesenjangan yang sering
terjadi adalah adanya perbedaan persepsi kualitas maupun atribut jasa
pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian terhadap organisasi jasa, termasuk
sekolah, didapati beberapa ciri-ciri organisasi jasa yang baik yaitu memiliki
(Kotler, 2000):
1. Konsep strategis yang memiliki fokus kepada konsumen.
2. Komitmen kualitas dari manajemen puncak.
3. Penetapan standar yang tinggi.
4. Sistem untuk memonitor kinerja jasa.
5. Sistem untuk memuaskan keluhan pelanggan.
6. Memuaskan karyawan sama dengan pelanggan
Untuk mencapai ciri-ciri tersebut di atas, kita sepatutnya mengetahui
parameter-parameter apa saja yang akan menjadi kekuatan dalam organisasi
jasa. Setidaknya ada lima determinan kualitas jasa (Parasuraman, 1985) yaitu:
keandalan, responsif, keyakinan, empati dan wujud.
Keandalan merupakan kemamampuan untuk melaksanakan jasa yang
dijanjikan dengan tepat dan terpercaya. Dalam setiap realisasi pelayanan
sekolah hendaknya sesuai dengan apa yang telah dijanjikan. Dan selanjutnya
bagaimana dengan kondisi pelayanan yang ada dapat membantu keberhasilan
proses belajar mengajar.
Responsif merupakan kemampuan untuk membantu pelanggan dan
memberikan jasa dengan cepat. Kecepatan waktu juga harus diikuti oleh
ketepatan waktu sehingga kualitas pelayanan tidak dikorbankan. Penanggung
jawab kegiatan, guru dan juga guru piket merupakan ujung tombak dalam
merespon orangtua siswa. Mereka hendaknya dapat menjawab setiap
pertanyaan dan paling tidak dapat menjadi ‘pendengar yang baik’ ketika keluhan
muncul.
Visi Misi Sekolah
Strategi Pegololaan Sekolah
Pesaing Riset Pasar Konsumen Pendidikan
Strategi Pemasaran Sekolah
Manajemen Pemasaran Sekolah
Keyakinan merupakan pengetahuan dan kompetensi guru dan
kemampuan mereka untuk menimbulkan kepercayaan dan keyakinan.
Keyakinan pasar yang timbul merupakan suatu reputasi sekolah yang dibangun
dalam kurun waktu tertentu dan yang utama merupakan cerminan dari kulitas
guru. Untuk itu diperlukan strategi pendekatan pemasaran internal yaitu
bagaimana pemilik sekolah dapat memberikan peningkatan kemampuan/
kompetensi guru serta memotivasi guru agar dapat semakin yakin akan
organisasinya.
Empati merupakan syarat untuk peduli, memberi perhatian pribadi bagi
pelanggan. Pada prinsipnya setiap manusia senang apabila diperhatikan orang
lain. Hal ini dapat menjadi dasar perlakuan sekolah untuk memperhatikan
setiap perkembangan siswanya. Pengelolaan administrasi, termasuk basisdata,
yang baik dapat memudahkan pendekatan ini.
Berujud merupakan penampilan fasilitas fisik, peralatan, personil dan
media komunikasi. Umumnya jasa pendidikan akan semakin terlihat baik ketika
fasilitas fisik tersedia secara lengkap dan baik. Untuk menambahkan kewujudan
dari jasa pelayanan dapat dilakukan dengan mewujudkan yang tidak berwujud.
Imej sekolah dapat ditimbulkan dengan menempatkan simbol-simbol yang
sifatnya dapat menterjemahkan konsep ke dalam tangkapan panca indra,
sebagai contoh untuk mengesankan guru sekolah yang berkualitas maka ijasah
pendidikan guru tersebut bisa dipajang.
Dengan melakukan unsur-unsur kualitas pelayan jasa, maka sekolah dalam
memberikan pelayanan pendidikan akan menjadi unggul dan pada akhirnya
akan memudahkan pemasar untuk mengkomunikasikan kekuatan sekolah.
Sehingga dalam mengantarkan pesan visi dan misi sekolah, masyarakat dapat
menangkap lebih cepat, mudah dan paham. Tidak akan terjadi gap cara
pandang dan komunikasi karena fakta lebih berbicara keras dari sekedar katakata.
Ketika setiap komponen (stake holder) dalam sistem pendidikan telah
memahami kearah mana sekolah menuju, maka gap antara permintaan dan
penawaran pengguna pendidikan akan semakin kecil. Sekolah akan lebih
memfokuskan pasar sasaran yang sesuai dengan misinya dengan tetap
mempertimbangkan kelayakan untuk dapat tetap beroperasi dan berkembang.
Kesimpulan
Penyelenggara pendidikan dituntut semakin profesional dalam mengelola
sekolah. Tidak saja menghadapi iklim persaingan yang semakin sengit namun
juga tuntutan pasar yang semakin kritis dan rasional. Diperlukan suatu penelitian
pasar yang sistematis sehingga sekolah dapat membuat strategi pemasaran
Manajemen Pemasaran Sekolah
sekolah dengan melihat kondisi persaingan lembaga pendidikan dan pasar
pendidikan.
Arah pengelolaan pemasaran sekolah adalah mencapai kepuasan
pelanggan. Upaya komunikasi pemasaran akan menekankan pada atribut yang
dipentingkan oleh segmen yang dituju. Dengan pengalaman pelanggan yang
puas, maka akan dapat menjadi media yang cukup efektif dan obyektif.
Sekolah berbasis kualitas akan menjadi dasar yang kuat dalam pemasaran
produk pendidikan. Determinan kualitas jasa yang perlu dilakukan oleh sekolah
yaitu: keandalan, responsif, keyakinan, empati dan wujud.
Pendidikan yang merupakan proses yang sirkuler akan menempatkan
pengelolaan pemasaran sekolah kepada langkah berkelanjutan yang saling
mendukung. Dengan demikian diharapkan sekolah tidak mengalami kesulitan
dalam mendapatkan siswa dengan diketahuinya kondisi pasar pendidikan.

Daftar Pustaka
Arief, Rachman dan Tim Konsultan Proyek Peningkatan Mutu SMU Paket-2.
2000. Panduan pelatihan untuk pengembangan sekolah. Jakarta:
Departemen Pendidikan Nasional
Johan, Rita. (2004). Berbagai masalah pendidikan di Indonesia, Tabloid
PENABUR Jakarta. No. 4 Thn II Edisi April – Juni 2004
Kotler, Philip. (2000). Marketing management, 10th edition. Upper Saddle River:
Prentice Hall, Inc.
Parasuraman, A, Valarie A. Zeithaml, Leonard L. Berry. (1985). Journal of
marketing: A conceptual model of service quality and its implication
for future Reseach
Tampubolon, Daulat P. (2005). Pendidikan bermutu untuk semua. Makalah
Seminar: Meningkakan Mutu Pendidikan Indonesia, 12 Mei 3005.
Jakarta: IBII
Tung, Khoe Yao. (2002). Simponi sedih pendidikan nasional. Jakarta: Abdi
Tandur

Keberhasilan Persaingan Sekolah

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Tahukah Anda? Fakta-Fakta Menarik Seputar Astronomi

OBJEK TERBESAR DI TATA SURYA – Matahari adalah objek paling besar dalam tata surya kita dengan diameter (pada equator) sepanjang 1.392.140 km. Urutan kedua ditempati oleh planet Jupiter dengan diameter 142.984 km. Di urutan berikutnya berturut-turut adalah Saturnus (120.536 km), Uranus (51.118 km), dan Neptunus (49.600 km). Bumi kita menempati urutan ke-6 dalam daftar ini dengan diameter 12.756 km, disusul oleh Venus (12.103 km) dan Mars (6.794 km). Urutan ke-9 dan ke-10 diduduki oleh dua buah satelit alam masing masing Ganymede, satelit Jupiter (5.262 km) dan Titan, satelit Saturnus (5.150 km). SATELIT ALAM TERBESAR – Ganymede dan Titan merupakan satelit alam (bulan) terbesar dalam tata surya kita. Berikutnya berturut-turut disusul oleh Callisto (Jupiter/4.820 km) dan Io (Jupiter/3.632 km). Bulan kita menempati peringkat kelima dengan diameter 3.475 km. Sementara itu, Europa (Jupiter/3.126 km), Triton (Neptunus/2750 km), dan Titania (Uranus/1.580 km) menyusul di urutan selanjutnya. Daftar ini ditutup dengan Rhea (Saturnus/1.530 km) dan Oberon (Uranus/1.516 km) masing-masing di urutan ke-9 dan 10. ANOMALI VENUS – Venus berotasi pada sumbunya sedemikian lambat, bahkan lebih lambat daripada periode orbitnya. Akibatnya satu tahun disana adalah lebih pendek daripada satu harinya (sehari di Venus setara dengan 243 hari di Bumi, sementara satu tahun Venus setara 225 hari Bumi). Disamping itu Venus diketahui berotasi dari arah timur ke barat, kebalikan dari planet-planet lain di tata surya kita yang berotasi dari barat ke timur, karena itu di Venus matahari terbit dari arah barat dan terbenam di timur. SATELIT ALAM – Diantara kesemua planet anggota tata surya, hanya Bumi yang mempuyai satu-satunya satelit alam. Sementara itu, dua planat diantaranya, yakni Merkurius dan Venus sama sekali tidak memiliki satelit. Planet-planet bagian luar di tata surya umumnya kaya akan satelit alam. Hingga kini, telah diketemukan puluhan satelit alam yang mengedari planet Jupiter, Saturnus dan Uranus. Tidak semua satelit alam berbentuk bundar, tipikal sebuah planet. Kedua satelit Mars, Phobos dan Deimos serta satelit-satelit kecil yang mengedari Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus diketahui memiliki bentuk yang tidak beraturan SUMBU ROTASI – Planet Uranus memiliki kemiringan sumbu rotasi sebesar 98º. Hal ini menyebabkan kutub utaranya menunjuk ke bawah bidang garis edarnya. Karenanya permukaan planet di kedua kutub memiliki malam yang lamanya setara dengan 21 tahun di Bumi. SUHU PALING EKSTREM – Planet dengan temperatur paling ekstrem dalam tata surya kita ialah Merkurius. Temperatur siang hari disana mencapai hingga 427ºC, cukup panas untuk melelehkan logam seng. Di malam hari, temperatur turun hingga -183ºC, cukup dingin untuk membekukan krypton. Selain itu Merkurus tercatat sebagai planet yang letaknya paling dekat dengan Matahari PLANET TERPANAS – Walaupun Merkurius adalah planet terdekat dari Matahari, namun rekor sebagai planet terpanas justeru dipegang oleh Venus dengan suhu mencapai 482°C. Hal ini ditengarai akibat efek “rumah kaca” dari atmosfir Venus yang kaya akan unsur Karbon Dioksida PLANET PALING CEMERLANG – Apabila Jupiter dan Bumi dilihat dari jarak yang sama, maka Jupiter akan terlihat 164 kali lebih cemerlang. Dilihat dari Bumi, panet yang paling cemerlang adalah Venus dengan magnitudo -4,4. BINTANG TERDEKAT – Bintang terdekat dari Bumi kita ialah Proxima Centauri. Bintang sejauh 4,23 tahun cahaya ini terlalu redup untuk bisa dilihat dengan mata telanjang. Bintang terdekat yang dapat dilihat dengan mata telanjang adalah Alpha Centauri (4,4 tahun cahaya) yang terlihat sebagai bintang paling terang pada rasi Centaurus di langit belahan selatan BINTANG TERMUDA – 2 Protostar (calon bintang) yang dikenal sebagai IRAS-4 yang berada di dalam Nebula NGC 1333, 1.100 tahun cahaya dari Bumi adalah bitang termuda yang diketahui manusia. Keduanya baru akan mencapai fase stabil sebagai sebuah bintang setidaknya dalam 100.000 tahun mendatang. BINTANG TERTUA – 70 bintang yang ditemukan oleh sebuah tim astronom yang dipimpin oleh Timothy Beers (Amerika Serikat) diyakini sebagai bintang paling tua di galaksi Bimasakti. Bintang-bintang tersebut diperkirakan telah terbentuk pada sekitar 1 milyar tahun setelah peristiwa big bang (ledakan besar yang mengawali terbentuknya alam semesta). BINTANG TERBESAR – Betelgeuse (Alpha Orionis) adalah bintang terbesar yang diketahui hingga sejauh ini. Bintang sejauh 430 tahun cahaya ini memiliki diameter 980 juta km atau 700 kali diameter matahari. Bintang ini terlihat dengan mata telanjang sebagai sebuah bintang berwarna kemerahan di rasi Orion. BINTANG PALING CEMERLANG – Sebuah bintang yang disebut Pistol yang ditemukan oleh teleskop antariksa Hubble pada Oktober 1997 adalah bintang paling cemerlang yang diketahui. Cahayanya sekitar 10 juta kali lebih cemerlang dari matahari. Perhitungan oleh para astronom menunjukkan bahwa energi yang dipancarkannya dalam 6 detik setara dengan energi yang dipancarkan oleh Matahari selama satu tahun. METEORIT TERBESAR – Pecahan meteorit berukuran antara 2,4 – 2,7 m yang ditemukan di Hoba West, dekat Grossfontein, Namibia pada tahun 1920 diduga merupakan meteorid terbesar yang pernah jatuh ke Bumi dan tercatat oleh manusia. Pecahan meteorid tersebut berasal dari sebuah meteorit tunggal yang beratnya diperkirakan mencapai 59 ton. HUJAN METEOR TERBESAR – Hujan Meteor Leonid yang terjadi tanggal 16-17 November 1966 dan terlihat di Amerika Utara bagian barat hingga Rusia bagian timur merupakan hujan meteorid terbesar yang pernah tercatat. Meteor yang melintas di wilayah Arizona tercatat mencapai 2.300 meteor per menit selama 20 menit. KOMET TERBESAR – Komet Centaur 2060 Chiron yang ditemukan tahun 1977 merupakan komet terbesar yang diketahui dengan diameter 182 km. ASTEROID TERBESAR – 1 Ceres dengan diameter 941 km merupakan asteroid terbesar. Selain itu, asteroid ini juga tercatat merupakan asteroid yang pertama kali ditemukan. ASTEROID TERKECIL – Rekor sebagai asteroid terkecil dipegang oleh asteroid 1993KA2. Asteroid yang ditemukan tahun 1993 ini hanya berdiameter 5 m. GERHANA MATAHARI TERLAMA – Secara teori, gerhana matahari dapat berlangsung maksimal selama 7 menit 31 detik. Gerhana matahari terlama yang pernah tercatat terjadi di Filipina dengan durasi 7 menit 8 detik. Gerhana matahari selama 7 menit 29 detik diperkirakan akan terjadi di tengah samudera Atlantik pada tanggal 17 Juli 2186. KONSTELASI TERBESAR – Hydra (Naga Laut) merupakan konstelasi (rasi bintang) terbesar. Konstelasi ini menutupi area seluas 1.302,844º persegi atau mencakup 3,16% dari seluruh langit dan beranggotakan setidaknya 68 bintang yang dapat dilihat dengan mata telanjang. KONSTELASI TERKECIL – Crux Australis (Salib Selatan) adalah konstelasi terkecil di langit. Ia hanya mencakup area seluas 68,477º persegi atau sekitar 0,16% dari seluruh langit. OBJEK PALING CEMERLANG – Quasar HS1946+7658 adalah objek paling cemerlang di jagat raya. Objek ini setidaknya 1,5 x 1015 kali lebih cemerlang dari Matahari kita OBJEK TERDINGIN – Nebula Boomerang, sebuah kabut debu dan gas yang terletak sejauh 5000 tahun cahaya dari Bumi dipercayai sebagai objek paling dingin. Temperaturnya diperkirakan berkisar pada -270ºC (-454ºF) TELESKOP TERBESAR – Teleskop terbesar di dunia saat ini adalah sepasang teleskop kembar berdiameter 10 m yang digunakan di Observatorium W.M. Keck di Mauna Kea, Hawaii. Lensa masing-masing teleskop seberat 300 ton itu terdiri dari 36 buah cermin berbentuk segi enam yang digabungkan menjadi sebuah cermin pemantul (reflektor).

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ditulis pada Uncategorized | 1 Komentar